Berita Necil - Kamis (18/10) postingan di grup facebook SMP NEGERI 1 CILEDUG telah mengejutkan beberapa pihak, terutama pihak sekolah. Pasalnya ada ada postingan yang memberitakan bahwa "sekolah diliburkan sampai tanggal 20 Oktober dikarenakan ada rapat guru terkait dengan UNBK", yang tentunya berita tersebut disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan yang tidak jelas namun dapat berujung fatal bagi keberadaan sekolah alias Hoax.

Mungkin bagi orang yang menyebarkan berita seperti ini dianggap lucu-lucuan atau candaan semata, tetapi orang tersebut tidak berfikir apa dan bagaimanakah dampaknya, kalau ternyata berita ini dianggap oleh siswa SMPN 1 Ciledug sebagai berita yang benar. kemungkinan siswa akan banyak yang tidak berangkat dengan alasan tersebut, dan dampaknya pun cukup besar dengan kodusifitas sekolah, masyarakat dan dinas pendidikan menyalahkan kejadian ini kepada pihak sekolah karena kurangnya respon terhadap penyebaran berita tersebut.

Pada saat kejadian, untungnya ada siswa yang memberi tahu kepada guru, dan guru segera melaporkan kepada pihak sekolah untuk segera ditangani dan ditindak lanjuti, dan berita baiknya, karena respon ini cepat ditanggapi maka berita ini tidak berdampak besar kepada kondusifitas pembelajaran di SMPN 1 Ciledug. "Jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi, segera tangani anak yang menyebarkan berita ini" kata Pa Nurwahid pada saat kordinasi dalam menangani penyebaran berita palsu (hoax) terkait dengan sekolah.

Sebenarnya ada hukuman berat bagi si penyebar berita palsu, tidak tanggung-tanggung pasal yang akan dikenai adalah pasal berlapis, pelaku dapat dikenai pasal UU ITE dan pasal 14 dan 15 UU 1/1946 hukumannya bisa 3 - 4 tahun penjara (baca : Hukum Online ) yang tentunya merugikan sendiri bagi pelaku. hukuman itupun tidak lepas apabila bagi para pelajar yang melakukan penyebaran hoax hanya mungkin mendapatkan keringanan karena dibawah usia 18 tahun.

Dari kejadian ini diharapkan semua dapat belajar, terutama bagi para siswa dalam melakukan keusilannya. Alangkah lebih baik pada saat mau melakukan candaan difikirkan terlebih dahulu, kira-kira manakah yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, apalagi yang bisa dikaitkan dengan tindak pidana (hukum). Perlu diketahui setiap kita berselancar di dunia maya, kita meninggalkan Digital Footprint (jejak digital) yang tentunya bisa digunakan sebagai alat bukti dalam kasus penyebaran hoax tersebut./Da

Jadilah pelajar yang cerdas, go smart be online.